Jumat, 18 April 2014

Ketika Ujian Menyapa


Manusia di dunia ini tak akan pernah luput dari ujian dan cobaan ....
Ujian dan cobaan itu berupa masalah2 yang ada di dalam kehidupan ini..
Semua manusia pasti mempunyai masalah,, kalo gk punya masalah, buat apa hidup??
Orang mati pun punya masalah di dalam kuburnya,, yakni mempertanggung jawabkan prbuatan’y di dunia,, yg mati saja punya masalah, bgaimana yg hidup??

Namun…
Seringkali manusia mengeluh dengan ujian dan cobaan yang dihadapinya,,
Ada yang menyalahkan keadaan, orang lain, bahkan yg paling parah adalah menyalahkan tuhannya…
Naudzubillah,,

Mengeluh,, siapa manusia yang tak pernah mengeluh??
Saya rasa tidak ada,,
Termasuk saya sendiri,,
Namun… itu bukan mnjadi alasan bagi kita untuk selalu mengeluh…
Kalau mengeluh dengan kata lain berkeluh kesah pada Allah …
Itu bagus,,
Tapi,, yg salah adalah mengeluh kepada manusia yg lain…
Dengan memproklamasikan masalahnya..
May be berharap ada yang simpati untuk menguatkan…
Atau brharap org lain tau bahwa kita sedang dalam keadaan sulit..

Memang,, manusia pda dasarnya ingin diperhatikan oleh org lain…
Tapi,, kita harus bisa sadar diri dan sadar hati..
Blm tentu org lain suka trhadap sikap kita yg suka mengeluh …
Dan blm tentu mreka bisa mmbantu kita dlm mnyelesaikan masalah,,
Atau mungkin bisa jadi mmperlebar masalah.

Padahal,,
Jikalau kita bisa bersabar dan tidak mengeluh …
Maka Allah memberi kebaikan untuk kita …

Rasulullah SAW bersabda ..
Barangsiapa ditimpa musibah dalam hartanya atau pada dirinya lalu dirahasiakannya dan tidak dikeluhkannya kepada siapapun maka menjadi hak atas Allah untuk mengampuninya. (HR. Ath-Thabrani)

Jadi,,
Seharusnya kita tak perlu mengeluh,,
Tak perlu bersedih dengan masalah yang menghampiri …
Justru seharusnya kita bersyukur dan bahagia ..

Why we must be happy??

Karena …
Ujian dan cobaan itu datangnya dari Allah SWT …
Dan,, dibalik semua itu …
Ternyata Allah mendatangkannya karena Dia mencintai hamba-Nya …

Rasulullah SAW bersabda
Apabila Allah menyenangi hamba maka dia diuji agar Allah mendengar permohonannya (kerendahan dirinya). (HR. Al-Baihaqi)
Besarnya pahala sesuai dengan besarnya ujian dan cobaan. Sesungguhnya Allah 'Azza wajalla bila menyenangi suatu kaum Allah menguji mereka. Barangsiapa bersabar maka baginya manfaat kesabarannya dan barangsiapa murka maka baginya murka Allah. (HR. Tirmidzi)

Lihatlah ….
Ujian yang diberikan kepada seorang hamba semata-mata karena Allah menyayangi hamba-Nya,,
Allah ingin mendengar hamba-Nya memohon kepada-Nya …
Dan barang siapa yang bersabar,, maka ridha Allah menyertainya ….

Barangsiapa diuji lalu bersabar, diberi lalu bersyukur, dizalimi lalu memaafkan dan menzalimi lalu beristighfar maka bagi mereka keselamatan dan mereka tergolong orang-orang yang memperoleh hidayah. (HR. Al-Baihaqi)

Masya Allah ….
Bukankah seharusnya seorang hamba tersebut berbahagia??

Wahai saudara seimanku,,,
Terkadang,, ujian dan cobaan terasa begitu sulit untuk dilalui,,
Hingga rasanya tak sanggup untuk menjalaninya,,
Namun percayalah…
Semua itu akan terasa indah dan mudah untuk kita lalui jika kita bersyukur dan bersabar…

Ketika ujian menyapa…
Bersyukurlah,,
Karena Allah mencintaimu,,
dan menginginkan dirimu untuk memohon kepada-Nya…

Ketika cobaan menghampiri…
Bersabarlah,,
Niscaya Allah akan meridhaimu dan mengampuni dosa-dosamu …

Wallahu’alam

Jumat, 04 April 2014

Membangun Peradaban Islam


Saat ini kegemilangan umat islam nyaris tak terdengar ..
Kejayaan islam yang dulu menjadi kebanggaan terbesar umat islam kini hanya menjadi sebuah kenangan yang memilukan…
Menyisakan luka mendalam bagi kaum muslimin yang saat ini terpecah belah disetiap belahan dunia-Nya ..

Apa yang terjadi dengan umat islam saat ini??
Sekularisme – Kapitalis dengan unsur duniawi mutlak telah membius hampir seluruh isi dunia dengan beragam pesona dibalik kebusukannya yang nyata ..
Indah rupanya … Hitam pekat rasanya,,
Umat islam seolah tak menyadari bahwa dirinya, saudaranya bahkan agamanya telah dirampok oleh paham barat yang menyesatkan lagi memecah belah ..

Wahai kaum muslimin ..
Tak ingatkah kalian dengan 13 abad yang telah menjadi saksi bisu kejayaan islam yang menyelimuti 2/3 dunia??
Tak rindukah kalian dengan syari’ah islam yang menyejukkan lagi mendamaikan??

Tahukah kalian??
Kejayaan islam selama 13 abad lamanya itu bukanlah hal yang bisa terwujud hanya dengan sekejap mata … Tapi semua itu karena Islam…
Islam bukanlah hanya sekedar agama,,
Melainkan sebuah jalan kehidupan yang mesti ditempuh oleh siapapun yang telah diciptakan-Nya ..

Islam ..
Sebuah Ideologi yang dapat menyatukan seluruh hamba-Nya untuk membangun peradaban terhebat dalam sejarah.
Yaa,, Peradaban Islam dengan Sejuta Kegemilangannya …..

Peradaban tersebut adalah peradaban yang pernah terwujud karena umat islam bersatu ..
2 hal terpenting yang membuat islam menjadi mercusuar dunia pada zaman itu ..

Pertama,
Pemikiran yang tinggi.

Pemikiran yang tinggi akan menghasilkan peradaban yang maju.
Umat Islam pada kala itu memiliki ilmuan-ilmuan yang menemukan berbagai macam penemuan yang pada akhirnya sangat berguna untuk kehidupan manusia.
Semua itu dikarenakan pemikiran yang tinggi dan kecintaan mereka terhadap ilmu sehingga mereka dengan ikhlas berkontribusi aktif dalam menemukan hal2 baru yang dapat memberikan manfaat bagi kehidupan manusia ..

Tapi lihatlah sekarang …

Umat islam saat ini terlalu disibukkan dengan perkara2 duniawi yang telah melalaikan akan hakikat tujuan hidup sebenarnya ..
Sehingga umat islam sendiri sudah tak perduli dengan agamanya sendiri..
Semua itu membuat umat islam saat ini berpikir rendah dalam memajukan agama ini ..


Kerendahan berpikir tersebut merupakan bumerang aktif terhadap peradaban islam saat ini ..
Bisa kita bayangkan…..
Jikalau pemuda-pemudi islam saat ini menggunakan masa remaja’y untuk menuntut ilmu dengan sungguh2 demi mewujudkan peradaban islam yang sempat hilang ..
Maka akan lahirlah The High Quality Generation dengan ideologi mulia di bumi Allah ini.

Kedua,
Diterapkannya Syari’ah Islam.

Adakah kaitannya peradaban yang maju dengan diterapkannya syari’ah islam??
Tentu saudaraku,,
Diterapkannya syari’at hukum-hukum islam pada ummat akan membuat umat islam sadar akan kewajiban’y untuk taat kepada Allah SWT.
Dengan suasana umat yang hidup dalam ruang lingkup aturan islam, maka aqidah umat akan semakin kuat. Kecintaan’y kepada agama Allah akan semakin membuat umat sadar akan hakikat kehidupan di dunia ini ..
Umat akan sadar bahwa mereka adalah Khairu Ummah, sebaik-baik umat ….
Mercusuar Dunia ..

Dengan demikian,, semangat fi sabilillah akan tumbuh dan semakin menguatkan umat islam untuk membangun peradaban islam yang berjaya didunia ini..

Saudaraku,,
Akankah kalian tetap diam dan terpuruk dalam tempurung kehidupan dunia??
Tak inginkah kalian agama ini tegak kembali di bumi Allah??

Ayolah saudaraku,,
Sadarkan diri akan hakikat kehidupan di dunia ini ..
Perjuangkanlah agama islam yang mulia ini ..
Jadilah generasi terbaik dimuka bumi ini ..
Dan Bangunlah Peradaban Islam Terbesar di Bumi Allah ini …..

Allahu Akbar!

Kamis, 03 April 2014

Busana Muslimah dan Busana Seorang Muslimah

Ketika mendengar kata “Busana Muslimah” tentu saja pikiran kita akan melayang pada 2 objek. Yaitu kerudung dan baju yang menutup aurat ..

Sebelum saya membahas lebih jauh, saya akan terlebih dahulu membahas judul dari artikel ini.
Apa ya bedanya Busana Muslimah dan Busana Seorang Muslimah??
Mungkin .. muslimah yang masih belum menutup aurat sehari-harinya akan berkata sperti ini ,,

“Busana Muslimah itu ya busana yang menutup aurat, intinya pake kerudung and menutup aurat, sedangkan busana seorang muslimah itu Tergantung Pilihan’nya sendiri, ingin memakai kerudung atau nggak.”

Nahh .. kira2 pembaca berpikir seperti itu juga gak yaaa ??
Mari kita telusuri.. apa sih perbedaan 2 gabungan kata itu??

Jawabannya .. Tentu Gak ada Beda’nya !
Mengapa demikian??
Allah SWT berfirman ..
Dan katakanlah kepada para perempuan yang beriman agar mereka menjaga pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan Janganlah menampakkan perhiasannya (auratnya), kecuali yang (biasa) terlihat. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya (auratnya), kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putra-putra mereka, atau putra-putra suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara perempuan mereka, atau para perempuan (sesama islam) mereka, atau hamba sahaya yang mereka miliki, atau para pelayan laki-laki (tua) yang tidak mempunyai keinginan (terhadap perempuan), atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat perempuan. Dan janganlah mereka menghentakkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu semua kepada Allah, wahai orang-orang yang beriman, agar kamu beruntung.” An-Nuur : 31

Dalam ayat tesebut, Khitab (seruan) yang Allah jelaskan adalah berupa sebuah larangan, karena didalamnya terdapat kalimat “dan Janganlah menampakkan perhiasannya (auratnya), kecuali yang (biasa) terlihat”.
Dan jika kita lihat dengan seksama, Qarinah (indikasi) larangan tersebut bersifat Tegas. Oleh karena itu, jika ada seorang Muslimah yang tidak menutup aurat, maka Hukumnya HARAM dan berdosa.
Sehingga Allah Mengatakan “Dan bertaubatlah kamu semua kepada Allah, wahai orang-orang yang beriman, agar kamu beruntung.”

Hal pertama yang kita dapatkan dari ayat tersebut adalah Hukum Perempuan-perempuan muslim (Muslimah) menutup aurat adalah Wajib, dan Jika tidak menutup auratnya, maka Hukumnya Haram dan ia Berdosa.

Lantas?? Bagaimana dengan pernyataan Muslimah tadi??
Kesimpulannya .. Menutup aurat bagi seorang muslim apalagi Muslimah adalah WAJIB.
BUKAN PILIHAN.
Soo ..
Kenapa ya mayoritas muslim saat ini ketika melihat akhwat (perempuan) yang berkerudung panjang dan menggunakan Jilbab longgar dan syar’i justru sering dipandang sebelah mata?? bahkan malah diledekin sama yang ngga menutup aurat ..

Sedikit cerita mengenai teman saya, mungkin cerita ini bisa menjadi sedikit pencerahan buat akhwat2 yang masih belum menutup aurat ..



Pada saat itu, teman kuliah saya sedang reunian SMP di rumah temannya ..
(ini cerita beberapa tahun lalu sihh)
Karena temanku sudah mengetahui Busana seorang muslimah yang syar’i itu seperti apa, ia pun memakai jilbab (gamis) yang longgar dan kerudung yang panjang menutupi dada.
Maka teman SMP’nya yang belum menutup aurat pun ngeledekin temen saya itu ..
“Ciyeee .. Muslimah.”
Sentak saja teman saya menjawab.
“Emangnya antum bukan Muslimah ya??”
“ya kan maksudnya gak gitu..”
“Ya kan muslimah itu adalah wanita muslim, memangnya antum bukan wanita muslim??”
“muslim sihh.. tapi kan maksudnya pakaian’y muslimah banget gitu..”
Teman saya pun menjawab lagi, “Lho .. kan pakaian seorang muslimah itu memang seperti ini. Dan Wanita Muslim (Muslimah) diWAJIBkan menutup aurat, karena itu menjadi ciri seorang muslimah. Kalau tidak menutup aurat apa beda’y dengan orang kafir??”
“Iya aja dehh..”

Haha, lucu juga yahh ceritanya, pendek, singkat, tetapi mengesankan.
Dari situlah saya mendapat inspirasi tentang mengulas kewajiban seorang wanita menutup aurat..
Benar sekali yang dikatakan oleh teman saya.
Menutup aurat adalah ciri seorang Muslim.
Jika tidak?? Apa bedanya dengan orang Kafir??
Identitas Muslim pun tak punya ..

Oleh sebab itu, ukhty2 yang masih belum menutup aurat ..
Yuk berhijab ! Karena, selain menjadi kewajiban kita sebagai seorang muslim, berhijab sesuai syari’at Islam pun membawa banyak kemaslahatan ..
Allah SWT Berfirman ..

“Wahai Nabi ! Katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu, dan istri-istri orang mukmin, “Hendaklah mereka Menjulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.” Yang demikian itu agar mereka lebih mudah untuk dikenali sehingga mereka tidak diganggu. Dan Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.” Al-Ahzab : 59

Dalam ayat tersebut telah dijelaskan bahwa KITA sebagai Muslimah harus Menutup aurat dengan Menjulurkan Jilbab kita Ke Seluruh Tubuh .. Dan Allah menambahkan “agar mereka lebih mudah dikenali”, dikenali apanya??
Tentu dikenali sebagai seorang Muslim.
Jika Seorang Muslimah tidak menutup aurat, Bagaimana bisa disebut Muslimah?

Setelah itu, Allah menegaskan, “Sehingga mereka tidak diganggu.”
Subhanallah,, Allah begitu sayangnya kepada kita terutama kepada Muslimah-muslimah .. Allah memerintahkan kita untuk menutup aurat agar kita tidak diganggu ! Tapi, apakah hal itu telah kita aplikasikan dalam kehidupan??
Bisa kita bandingkan ..
Ketika 2 orang muslimah yang melintas di jalan yang terdapat banyak laki-laki .. Muslimah yang satu memakai Jilbab yang longgar, tidak transparan, dan kerudung yang panjang nan lebar. Sedangkan yang satunya lagi memakai Short Dress yang menutupi sebahagian paha’nya saja, menggunakan spatu hak dan mengurai rambutnya.
Kira-kiraa .. yang mana ya yang bakal digodaiin??

Of Course the Second Muslimah.
Kenapa?? Wong laki-laki dikasih liat aurat wanita, pasti Ngiler bin Ngachai ..
Tapi, apa yang dipikirkan oleh si Muslimah yang tidak menutup aurat??
Tentu dia bangga, karena banyak lelaki yang suka padanya. Karena penampilannya yang seksi dan menarik.

Namuun .. Tahukah anda Wahai Muslimahh??
Semakin banyak lelaki yang tergoda oleh kecantikanmu, hingga ia terus-terusan memikirkanmu, Itu adalah LADANG DOSA untukmu.

Mari kita renungkan ..
Apakah dikatakan membanggakan Jika kita terlihat begitu Indah dan Menarik di mata manusia Tetapi Sangat HINA dimata Allah ??
Naudzubillah ..

Oleh karena itu .. Tak perlu lah kita mempercantik diri hanya untuk dilihat oleh Manusia. Karena sama sekali TIDAK ADA UNTUNGNYA untuk kita.
Justru semakin Rugi lah kita .. karena Dosa yang menumpuk ..

Alangkah lebih baik jika kita mempercantik diri hanya didepan Allah SWT yang Maha Pencipta. Karena Cantik dan Indah dimata-Nya lah yang abadi dan membawa kebahagiaan ..
Lalu, bagaimana caranya agar kita terlihat cantik dimata Allah ??
Yaitu dengan meningkatkan iman dan taqwa kita kepada Allah SWT dan selalu menundukkan pandangan ..


Semoga kita bisa menjadi seorang Muslimah yang taat dan dicintai oleh Allah SWT .. amiin ^_^