Ketika mendengar kata “Busana Muslimah” tentu saja
pikiran kita akan melayang pada 2 objek. Yaitu kerudung dan baju yang menutup
aurat ..
Sebelum saya membahas lebih jauh, saya akan terlebih dahulu membahas
judul dari artikel ini.
Apa ya bedanya Busana Muslimah dan Busana Seorang Muslimah??
Mungkin .. muslimah yang masih belum menutup aurat sehari-harinya akan
berkata sperti ini ,,
“Busana Muslimah itu ya busana yang menutup aurat, intinya pake kerudung
and menutup aurat, sedangkan busana seorang muslimah itu Tergantung Pilihan’nya
sendiri, ingin memakai kerudung atau nggak.”
Nahh .. kira2 pembaca berpikir seperti itu juga gak yaaa ??
Mari kita telusuri.. apa sih perbedaan 2 gabungan kata itu??
Jawabannya .. Tentu Gak ada Beda’nya !
Mengapa demikian??
Allah SWT berfirman ..
“ Dan katakanlah kepada para perempuan yang beriman agar mereka
menjaga pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan Janganlah menampakkan
perhiasannya (auratnya), kecuali yang (biasa) terlihat. Dan hendaklah
mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan
perhiasannya (auratnya), kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau
ayah suami mereka, atau putra-putra mereka, atau putra-putra suami mereka, atau
saudara-saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara laki-laki mereka,
atau putra-putra saudara perempuan mereka, atau para perempuan (sesama islam)
mereka, atau hamba sahaya yang mereka miliki, atau para pelayan laki-laki (tua)
yang tidak mempunyai keinginan (terhadap perempuan), atau anak-anak yang belum
mengerti tentang aurat perempuan. Dan janganlah mereka menghentakkan kakinya
agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu
semua kepada Allah, wahai orang-orang yang beriman, agar kamu beruntung.”
An-Nuur : 31
Dalam ayat tesebut, Khitab (seruan) yang Allah jelaskan adalah berupa
sebuah larangan, karena didalamnya terdapat kalimat “dan Janganlah
menampakkan perhiasannya (auratnya), kecuali yang (biasa) terlihat”.
Dan jika kita lihat dengan seksama, Qarinah (indikasi) larangan tersebut
bersifat Tegas. Oleh karena itu, jika ada seorang Muslimah yang tidak menutup
aurat, maka Hukumnya HARAM dan berdosa.
Sehingga Allah Mengatakan “Dan bertaubatlah kamu semua kepada Allah,
wahai orang-orang yang beriman, agar kamu beruntung.”
Hal pertama yang kita dapatkan dari ayat tersebut adalah Hukum
Perempuan-perempuan muslim (Muslimah) menutup aurat adalah Wajib, dan Jika
tidak menutup auratnya, maka Hukumnya Haram dan ia Berdosa.
Lantas?? Bagaimana dengan pernyataan Muslimah tadi??
Kesimpulannya .. Menutup aurat bagi seorang muslim apalagi Muslimah
adalah WAJIB.
BUKAN PILIHAN.
Soo ..
Kenapa ya mayoritas muslim saat ini ketika melihat akhwat (perempuan)
yang berkerudung panjang dan menggunakan Jilbab longgar dan syar’i justru sering
dipandang sebelah mata?? bahkan malah diledekin sama yang ngga menutup aurat ..
Sedikit cerita mengenai teman saya, mungkin cerita ini bisa menjadi
sedikit pencerahan buat akhwat2 yang masih belum menutup aurat ..
Pada saat itu, teman kuliah saya sedang reunian SMP di rumah temannya ..
(ini cerita beberapa tahun lalu sihh)
Karena temanku sudah mengetahui Busana seorang muslimah yang syar’i itu
seperti apa, ia pun memakai jilbab (gamis) yang longgar dan kerudung yang
panjang menutupi dada.
Maka teman SMP’nya yang belum menutup aurat pun ngeledekin temen saya
itu ..
“Ciyeee .. Muslimah.”
Sentak saja teman saya menjawab.
“Emangnya antum bukan Muslimah ya??”
“ya kan maksudnya gak gitu..”
“Ya kan muslimah itu adalah wanita muslim, memangnya antum bukan wanita
muslim??”
“muslim sihh.. tapi kan maksudnya pakaian’y muslimah banget gitu..”
Teman saya pun menjawab lagi, “Lho .. kan pakaian seorang muslimah itu
memang seperti ini. Dan Wanita Muslim (Muslimah) diWAJIBkan menutup aurat,
karena itu menjadi ciri seorang muslimah. Kalau tidak menutup aurat apa beda’y
dengan orang kafir??”
“Iya aja dehh..”
Haha, lucu juga yahh ceritanya, pendek, singkat, tetapi mengesankan.
Dari situlah saya mendapat inspirasi tentang mengulas kewajiban seorang
wanita menutup aurat..
Benar sekali yang dikatakan oleh teman saya.
Menutup aurat adalah ciri seorang Muslim.
Jika tidak?? Apa bedanya dengan orang Kafir??
Identitas Muslim pun tak punya ..
Oleh sebab itu, ukhty2 yang masih belum menutup aurat ..
Yuk berhijab ! Karena, selain menjadi kewajiban kita sebagai seorang
muslim, berhijab sesuai syari’at Islam pun membawa banyak kemaslahatan ..
Allah SWT Berfirman ..
“Wahai Nabi ! Katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu,
dan istri-istri orang mukmin, “Hendaklah mereka Menjulurkan jilbabnya ke
seluruh tubuh mereka.” Yang demikian itu agar mereka lebih mudah untuk
dikenali sehingga mereka tidak diganggu. Dan Allah Maha Pengampun, Maha
Penyayang.” Al-Ahzab : 59
Dalam ayat tersebut telah dijelaskan bahwa KITA sebagai Muslimah harus
Menutup aurat dengan Menjulurkan Jilbab kita Ke Seluruh Tubuh .. Dan Allah
menambahkan “agar mereka lebih mudah dikenali”, dikenali apanya??
Tentu dikenali sebagai seorang Muslim.
Jika Seorang Muslimah tidak menutup aurat, Bagaimana bisa disebut
Muslimah?
Setelah itu, Allah menegaskan, “Sehingga mereka tidak diganggu.”
Subhanallah,, Allah begitu sayangnya kepada kita terutama kepada
Muslimah-muslimah .. Allah memerintahkan kita untuk menutup aurat agar kita
tidak diganggu ! Tapi, apakah hal itu telah kita aplikasikan dalam kehidupan??
Bisa kita bandingkan ..
Ketika 2 orang muslimah yang melintas di jalan yang terdapat banyak
laki-laki .. Muslimah yang satu memakai Jilbab yang longgar, tidak transparan,
dan kerudung yang panjang nan lebar. Sedangkan yang satunya lagi memakai Short
Dress yang menutupi sebahagian paha’nya saja, menggunakan spatu hak dan
mengurai rambutnya.
Kira-kiraa .. yang mana ya yang bakal digodaiin??
Of Course the Second Muslimah.
Kenapa?? Wong laki-laki dikasih liat aurat wanita, pasti Ngiler bin
Ngachai ..
Tapi, apa yang dipikirkan oleh si Muslimah yang tidak menutup aurat??
Tentu dia bangga, karena banyak lelaki yang suka padanya. Karena
penampilannya yang seksi dan menarik.
Namuun .. Tahukah anda Wahai Muslimahh??
Semakin banyak lelaki yang tergoda oleh kecantikanmu, hingga ia
terus-terusan memikirkanmu, Itu adalah LADANG DOSA untukmu.
Mari kita renungkan ..
Apakah dikatakan membanggakan Jika kita terlihat begitu Indah dan
Menarik di mata manusia Tetapi Sangat HINA dimata Allah ??
Naudzubillah ..
Oleh karena itu .. Tak perlu lah kita mempercantik diri hanya untuk
dilihat oleh Manusia. Karena sama sekali TIDAK ADA UNTUNGNYA untuk kita.
Justru semakin Rugi lah kita .. karena Dosa yang menumpuk ..
Alangkah lebih baik jika kita mempercantik diri hanya didepan Allah SWT
yang Maha Pencipta. Karena Cantik dan Indah dimata-Nya lah yang abadi dan
membawa kebahagiaan ..
Lalu, bagaimana caranya agar kita terlihat cantik dimata Allah ??
Yaitu dengan meningkatkan iman dan taqwa kita kepada Allah SWT dan
selalu menundukkan pandangan ..
Semoga kita bisa menjadi seorang Muslimah yang taat dan dicintai oleh
Allah SWT .. amiin ^_^
Tidak ada komentar:
Posting Komentar