Minggu, 18 Mei 2014

Peran Muslimah Sebagai Calon Pendidik Bangsa

Ukhti fillah yang mudah2an diridhai oleh Allah SWT ..
Ukhti .. Kita semua dilahirkan didunia ini dengan kelebihan dan kekurangannya masing2..
Tapi tahukah kamu??
Bahwa Allah SWT memberikan kelebihan2 yang luar biasa untuk kita jalani sebagai kaum muslimah,, :)

Kita dilahirkan dengan fitrah yang berbeda dari laki-laki..
Kita diberikan kelebihan dalam berperasaan,, itulah yang menjadikan kita sebagai calon pendidik anak bangsa, :)
Dengan kelembutan yang kita miliki-lah kita diberikan tugas oleh Allah SWT untuk menjadi seorang  seorang ibu.. Masya Allah,, ^_^

Kalian tau??
Peran “ummu” sungguh sangat penting bagi sebuah bangsa dan peradaban..
Mengapa?? Karena generasi yang berkualitas dihasilkan dari seorang ibu yang cerdas.. ^_^
Jika kita mampu mendidik anak2 kita menjadi agen pembangun peradaban khususnya peradaban islam dengan memupuk nilai2 islam dan perjuangan sejak ia masih kecil..
Maka kita telah berhasil menjadi seorang ibu yang fitrahnya sebagai pendidik generasi terbaik..

Dalam hal mendidik anak,, kita sebagai seorang muslimah tentunya menginginkan anak yang shalih dan shalihah juga berprestasi..
Mungkin kebanyakan dari kita menginginkan mempunyai anak yang hafal al-qur’an sejak kecil laksana imam Syafi’i, yang tak pernah absen shalat rawatib dan tahajjud sejak akil baligh sperti Muhammad Al-Fatih, juga yang akan menjadi para mujahid fi sabilillah layaknya para shahabat Rasulullah SAW..

Namun,, untuk mewujudkan impian2 kita sebagai calon ibu tersebut tidaklah mudah semudah berangan-angan dalam kesunyian..
“Seorang anak yang berkualitas dihasilkan dari ibu yang cerdas”
Oleh karena itu,, jika ukhti fillah menginginkan anak2 kita kelak menjadi seorang yang demikian dan demikian,, maka hendaknya kita mulai dari diri kita sendiri.. :)

Jika kita menginginkan anak yang hafal al-qur’an sejak kecil,, maka kita sebagai ibunya pun harus hafal al-qur’an terlebih dahulu,,
Pertanyaan’nya… sudahkah kita hafal al-qur’an???
(Sepetinya saya beluum,, hehee)
Nahh.. Itulah PR terbesar untuk kita…
Kalau kita sungguh2 ingin mempunyai anak yang demikian,, maka wujudkanlah hal tersebut dalam diri kita terlebih dahulu,, dan mulailah hal itu dari sekarang … :)
Jika tak mau…. Maka cukup berhayal saja… hehee

Demikian pula jika kita menginginkan anak yang tak pernah meninggalkan shalat rawatib dan shalat tahajjudnya sejak akil baligh,, maka kita pun harus bisa merealisasikan’y pada diri kita sendiri..
Mungkin kebanyakan dari kita atau bahkan seluruhnya dari kita,, tidak ada yang tidak pernah meninggalkan shalat rawatib dan shalat tahajjud’y sejak akil baligh meski hanya satu kali,,
Namun,, kita bisa memulainya dari sekarang…
Jika kita telah memiliki kebiasaan tersebut,, maka kita bisa mengaplikasikan’y kpd anak2 kita
Dan In Syaa Allah kita bisa mewujudkan impian kita yang tak sempat terwujud kepada anak kita..

Sungguh begitu bahagia’nya seorang ibu jika ia bisa mendidik anak2nya dengan baik..
Jika ia bisa menjadikan anaknya menjadi seseorang yang berguna,,
Terlebih menjadi seorang pejuang agama yang mulia ini..
Pembangun peradaban islam dan penjawab Bisyarah Rasulullah SAW ..
Contohnya seperti Muhammad Al-Fatih Sang Penakluk Konstantinopel..

Sejujurnya,, muslimah2 pejuang pastilah merindukan Syahid di jalan-Nya..
Karena itulah satu2nya gelar paling mulia dan kematian yang paling cepat menghantarkan kita untuk berjumpa dengan Dzat paling Mulia .. yakni Allah SWT..
Dengan syahid pula-lah kita mndapatkan kematian tanpa hisab dengan jaminan surga-Nya..
Masya Allah… Muslimah mana yang tak menginginkan’y??

Namun… dengan fitrah yang ada,,
Bahwa kita tidak diwajibkan untuk berjihad di jalan-Nya..
Dan diutamakan menjaga kehormatan dikala suami’y berjihad..
Maka setidaknya kita bisa mencetak generasi yang kelak akan menjadi para mujahid yang syahid dijalan-Nya.. Hingga kita mndapat julukan ibu para syuhada laksana Al-Khansa..
Masya Allah…

Tunggu apa lagi??
Marilah sama2 kita memperbaiki diri dengan menuntut ilmu dan belajar menjadi seorang ibu yang cerdas untuk anak2 kita kelak..
Niscaya kita akan bisa menghasilkan anak2 yang berkualitas dan mendapatkan kebahagiaan yang tak ternilai harga’nya..
Amiin.. yaa Allah yaa Rabbal Alamiin..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar